Hakikat Tahu Tek

Menurut saya tahu tek merupakan salah satu jajanan malam yang memiliki akreditasi A. Apa kalian mengenal tahu tek? Ia merupakan sebuah sajian tahu yang digoreng setengah matang beserta bumbu kacang yang disiram dengan ditabur segenggam kerupuk, merupakan cemilan yang mutlak tidak untuk ditolak. Tapi apa kalian benar-benar mengenal tahu tek,  berikut ulasan sejarahnya yang saya dapat diwikipedia.

Tahu tek adalah salah satu masakan khas kota Surabaya. Tahu tek terdiri atas tahu goreng setengah matang dan lontong yang dipotong kecil-kecil dengan alat gunting dan garpu untuk memegang tahu atau lontong, kentang goreng, sedikit taoge, dan irisan ketimun dipotong kecil-panjang (seperti acar), lalu setelah disiram dengan bumbu di atasnya, ditaburkan kerupuk udang yang bentuknya kecil dengan diameter sekitar 3 cm. “Dinamakan tahu tek karena gunting yang digunakan untuk memotong bahan masakan (tahu, lontong, kentang, dan telur) dibunyikan terus seakan memotong, walaupun bahan makanan telah habis dipotong, sehingga seperti berbunyi tek..tek..tek. Selengkapnya bisa disini.

Uraian diatas merupakan pendapat wikipedia dan saya tidak tahu pembuatnya. Dan rata-rata beberapa postingan blog yang saya dapat juga sama seperti itu. Saya pun tidak memiliki kesempatan bertanya langsung kepada penjualnya, dikarenakan makanan ini berasal dari kota Surabaya sedangkan saya berada di Samarinda. Saya pesimis para penjual ini mengetahui sejarah apa yang dijualnya.

Kalau dari sudut pandang yang saya ambil, nama tahu tek ini berasal dari ketika paklek tersebut berkeliling komplek dan paklek tahu tek di Samarinda memiliki suara khas. Kalo bakso ia ketok pentungannya, kalau mie ayam ia ketuk mangkuknya sedangkan paklek tek memukul garpu taring drakula nya ke wajannya dengan keras 3 kali pukulan, seperti bunyi terdengar tek,tek,tek. Kalian bisa tes sendiri dirumah masing-masing. Dari kecil saya pun mengertinya begitulah sejarahnya, hingga sering tersebut tahu tek-tek bukan tahu tek.

Pada saat saya kecil paklek tek sangat banyak bertebaran dan berkeliling menggunakan sepeda motor dan ketika ia memukul wajannya. Alm. Bapak saya senang sekali meneriaki paklek tersebut “lek hati hati wajannya pecah” sangat penting bukan. Dan sekarang semua berubah, menemukan paklek tek keliling sangat sulit, paklek tersebut sekarang lebih senang nangkring dipos nya masing-masing. Dulu paklek tersebut mencari pelanggan sekarang terbalik kita yang mencari mereka, yeah hidup marketing.

Saya meyakini setiap daerah punya sejarah nya masing-masing mengenai tahu tek dan variasi rasa nya tersendiri tentunya. Tapi anehnya disamarinda tahu tek sangat lah menjamur sedangkan untuk di Jogja tahu tek hal yang langka atau memang saya yang jarang keluar. Tapi satu tempat yang menjual tahu tek yang enak yang saya tahu di Jln Bhayangkara dengan titel “Tahu Tek Suramadu“. Dulu sih 6000 saat masih deket dengan dia namun terakhir makan waktu udah ga bareng lagi harganya 7000 beserta telur , dan sekarang saya kurang tahu harga dipenghujung tahun 2016 ini, apa ada kenaikan kembali.

Untuk dunia pertek-tekan di Samarinda, sangatlah sengit. Pasar sangat terbuka, maka dari itu kualitas sangat dituntut untuk menjaga cita rasa dari tahu tek sendiri. Bagaimana mungkin kalian bisa membedakan yang mana yang enak bila kalian nongkrong di Tepian. Disitu ada bejibun yang berjualan tahu tek, Tapi tenang saja untuk apa kalian menbaca tulisan ini bila tidak menemukan pencerahan tahu tek.

Semua ini kembali lagi pada selera, lidah setiap orang berbeda bukan. Sebenarnya sudah banyak sekali saya makan berbagai macam tahu tek, namun sangat sulit menemukan kesan yang melekat pada tahu tek kecuali saat itu saya makan bersama dia.

Kalau kalian ingin bermain aman, kalian bisa pesan “Tahu Tek di Seberang Hotel Aston” tepatnya Jl. Hidayatullah. Disini merupakan titik orang mengenal tahu tek. Makin malam akan semakin ramai, tapi tenang antrian tidak akan lama sebab bumbu sudah dibuat dan itu dari penglihatan saya sih. Jadi stok mereka banyak. Harga beserta es teh sekitar 15.000 masih terjangkau. Namun belum termasuk uang parkir beserta pengamen yang terkadang muncul tiba-tiba. Tahu Tek disini rasanya aman sih. Boleh dicoba deh kalau kalian ingin mencobanya.

Tahu Tek Aston

Tek Depan Hotel Aston

Untuk yang kedua saya memilih tempat  tepian, pertama saya merasakan tahu tek disini banyak kurangnya . Ada yang rasanya biasa, pedasnya terkadang kurang pas dengan standar pertek-tekan, dan ada yang tahunya masih  kurang matang jadinya begitu deh. Tapi jangan khawatir itu lidah saya, siapa tau lidah teman-teman berbeda. Tapi ada satu tahu tek yang menunjang nilai luhur tahu tek, Kalian bisa mencoba disekitaran tepian tahu tek ini, nongkrongnya didepan lamin dengan titel “Tahu Tek Lamongan“. Tahu tek tersebut rasanya enak banget. Dan lagi-lagi itu menurut lidah saya. Untuk harga 12.000 TTO (Tahu Tek Only).

Tahu Tek Sebenarnya Tahu Tek

Tahu Tek Sebenarnya Tahu Tek

Kalau kalian punya tempat favorit tahu tek didaerah kalian masing-masing, boleh berbagi disini. Saya tidak segan akan mencoba nya juga demi menguatkan materi tahu tek ini. Terima kasih.

Written by utautama
Pendengar Yang Mencoba Bercerita

Leave a Comment